Sesuatu Tentang Atheis

atheis

 

Banyak muslim dan pemeluk agama lain secara simplistis menganggap orang komunis adalah orang kafir, padahal komunisme adalah ideologi sosial, bukan teologi keagamaan. Pendapat saya “atheis” pun tidak sama dengan kafir. Pernyataan atheisme bukanlah an sich pengingkaran terhadap eksistensi Tuhan. Yang diingkari oleh atheisme adalah pandangan mainstream tentang Tuhan, bukan Tuhan itu sendiri. Sebab “Tuhan itu sendiri” tidak bisa dipenjarakan oleh hanya satu pemahaman, maka dialektika dan perdebatan antara theisme dengan atheisme tidak otomatis terkait dengan Tuhan, tetapi pasti berkait dengan lalu lintas pandangan-pandangan tentang Tuhan.”

Paragraf di atas adalah penggalan tulisan seorang budayawan masyhur Emha Ainun Nadjib atau kerap disapa cak Nun dalam bukunya Kafir Liberal. Ada hal yang perlu digaris bawahi di sini adalah “atheis”, bahwa atheis menolak Tuhan itu menurut saya tidak sepenuhnya benar. kata a-theis, bukan menolak secara massif ide-ide tentang Tuhan, melainkan ada sesuatu interpretasi yang berbeda dengan Tuhan itu sendiri. Apabila mayoritas menganggap suatu eksistensi Tuhan itu mutlak dengan sudut pandang tertentu, ateis berani untuk mengatakan tidak pada pemahaman tentang eksistensi Tuhan tersebut, esensi Tuhan tetap diambil yang kemudian diejawantahkan ke dalam perilaku dan sikap sosial. Contoh, Eugene Van Erven, aktivis kesenian di Negeri Belanda, ia memang komunis-atheis, tetapi dalam berperilaku, tak kalah baik dengan para theis.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *